Rabu, 21 November 2012

REFLECTION


Okey, kalo ditanya oleh seorang bujangan yang mungkin baru saja kenal dan berkenalan.....gue secara pasti akan menjawab kalau gue adalah perempuan yang masih munafik. Hidup adalah pilihan, diantara banyak pilihan itulah gue harus memilih. Dan gue akan menjawab bahwa gue adalah orang yang munafik didepan laki-laki yang mungkin saat itu ingin membuka sebuah hubungan diatas batas kadar dari kata sekedar sebuah pertemanan. Entah mengapa gue adalah orang yang masih sangat munafik untuk diri gue sendiri hingga saat tulisan ini gue ketik ditengah malam yg pekat. Lebih sering gue jujur dan terbuka ke oranglain dibanding ke diri gue sendiri. Beberapa bulan yang lalu, bulan mei'2012 gue sakit, gue gak bisa jalan secara tegap...gemetar menjalar disepanjang tubuh gue....orangtua gue jauh....hanya ada leo(suami gue) dan kiya(anak gue) yang kebetulan juga kiya sakit. Dimulai hari itulah ketika dirumah sakit, kebetulan gue dan kiya, sejak hamil dia gue selalu berobat ke RSIA Hermina, Depok. Gue masuk UGD dan didorong dengan kursi roda, karena kiya jadi prioritas utama gue dan leo...maka dialah yang terlebih dahulu periksa ke dokter anaknya di lantai 3. Gue dilantai 1 diruang UGD. Gue ngurus segala macam cek laboratorium darah dll sendiri, it's No Problems.....karena gue takut kena DBD. Akhirnya dari nunggu hasil laboratorium dan gue harus dirawat, ternyata gue kena TYPUS (+). Inilah pertama kali gue sakit dirawat dalam hidup gue. Pertama kali gue nginep dan menjalani perawatan karena melahirkan kiya, tapi karena penyakit baru kali ini gw dirawat inap selama gue hidup. Akhirnya kiya kena campak atau tampak, dan mertua gue datang.....akhirnya anak gue dibawa ke Karawaci, Tangerang. Dan dia agak demam, nyokap gue hanya mantau gue lewat telepon karena dia juga sibuk dengan kerjaannnya. It's No Problems. Semua berjalan pada alurnya. 3 hari gue dirawat di RS, disinilah dimulai gue memikirkan apa yang telah gue pilih. Disetiap malam dirumah sakit gue gak bisa tidur, dan gue minta obat tidur sama dokter gue. Hasil gajian gue impas buat bayar rumah sakit yg kira-kira hampir 7juta selama 3 hari.Distu gue sadar kalo gue harus merubah kebiasaan dan tujuan hidup gue. Sampai hari ini, gue sedang mencari jati diri gue sebagai seorang ibu dan istri. Gue bahkan vakum dari sebuah kecintaan gue kepada sebuah hobby yg biasa gue lakukan setiap sore. Semua kegiatan itu gue hentikan. Ketika gue dirumah, gue lebih banyak menghabiskan waktu gue dengan kiya. Ketika dia tidur siang, disanalah gue merenung untuk sebuah makna hidup yg baru gue rasakan pas masuk rumah sakit itu. Ada sebuah kekosongan yang terus gue cari. Hampir makin terlihat sebuah cahaya yang bersinar. Teman-teman disekeliling yang saya resapi semuanya dalam bathin dan jiwa. Life is mylife..... I try to be the someone.... Thanks God.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar